Istilah Penting Tentang Corona, Dari ODP hingga Social Distancing

  • Virus Corona

    Menurut Wikipedia Indonesia, Virus Corona adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Pada manusia, koronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan. Manifestasi klinis yang muncul cukup beragam pada spesies lain: pada ayam, koronavirus menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas, sedangkan pada sapi dan babi menyebabkan diare. Belum ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengobati infeksi virus Corona pada manusia.

  • Covid-19

    Ini adalah nama dari penyakit yang ditimbulkan oleh Virus Corona. Nama ini diumumkan Dirjen WHO (World Health Organization) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada 11 Februari 2020 di Jenewa, Swiss. WHO sebelumnya memberi nama sementara virus corona dengan sebutan 2019-nCoV. Nama Covid-19 dipilih untuk menghindari referensi ke lokasi geografis tertentu, spesies hewan, atau sekelompok orang sesuai dengan rekomendasi internasional untuk penamaan dan menghindari stigmatisasi.

  • Suspect

    Suspect adalah pasien yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona dan diduga kuat terjangkit infeksi COVID-19, juga diduga melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien suspect Covid-19 akan diperiksa spesimennya menggunakan dua metode yakni Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Perlu diketahui, secara resmi Kemenkes memutuskan tidak menggunakan istilah suspect dalam penanganan virus ini, dan menyatakan hanya akan menggunakan istilah ODP dan PDP.

  • ODP

    ODP adalah istilah sekaligus singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Seseorang dikatakan masuk dalam kategori ODP bila (1) ia sempat bepergian ke negara lain yang terdapat persebaran virus corona secara masif, (2) pernah berkontak langsung dengan pasien yang positif corona. Orang yang masuk dalam kelompok ini adalah mereka yang belum menunjukkan gejala sakit.

  • PDP

    PDP adalah singkatan dari Pasien Dalam Pengawasan. Orang yang sudah masuk ke dalam kategori PDP menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas, serta sudah dirawat oleh tenaga kesehatan (menjadi pasien). Orang yang dinyatakan masuk kategori PDP akan menjalani proses observasi melalui proses cek laboratorium yang hasilnya akan dilaporkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI.

  • Imported Case

    Imported case adalah kasus penularan yang terjadi karena virus yang terbawa dari luar negeri.

  • Local Transmission

    Local Transmission adalah kasus penularan yang terjadi karena virus yang ada dari lingkungan sendiri (dalam hal ini Indonesia). Pasien Covid-19 yang dinyatakan tertular dari local transmision berarti Ia tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, atau ke negara lain yang terdapat persebaran virus corona yang masif.

  • Epidemi

    Epidemi adalah persebaran penyakit yang terjadi secara cepat dengan jumlah yang terjangkit banyak dan tidak normal, dalam suatu wilayah.

  • Pandemi

    Seperti Epidemi, Pandemi adalah persebaran penyakit yang terjadi secara cepat dengan jumlah yang terjangkit banyak dan tidak normal, namun dalam skala global. Dalam kasus virus Corona, WHO telah menetapkan Covid-19 sebagai Pandemi setelah menyebar hampir ke seluruh negara di dunia.

  • Karantina Wilayah (Lock Down)

    Istilah Lock Down atau karantina wilayah sangat booming akhir-akhir ini. Lock Down adalah tindakan (atau kebijakan) di mana suatu wilayah mengunci akses keluar-masuknya. Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus tidak menyebar lebih jauh lagi. Jika suatu daerah dikunci atau di-lockdown, maka semua fasilitas publik harus ditutup. Mulai dari sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas. Sebagai langkah untuk menghentikan penyebaran virus corona, beberapa negara menerapkan lockdown atau penutupan kota seperti di China, Italia, Denmark, Irlandia, dan Filipina.

  • Isolasi

    Isolasi bertujuan untuk mengendalikan penyebaran penyakit dengan memberikan batasan untuk mencegah perpindahan penyakit dari orang yang sakit, dalam hal ini Covid-19.

  • Karantina

    Karantina bertujuan untuk mengendalikan penyebaran penyakit dengan memberikan batasan untuk mencegah perpindahan penyakit, dalam hal ini Covid-19, ke orang yang masih sehat.

  • Social Distancing

    Social Distancing bertujuan untuk mengendalikan penyebaran penyakit dengan melakukan kontak dengan orang lain dalam jarak dekat. Social distancing juga bertujuan untuk mengurangi penularan virus dari orang ke orang. Social Distancing berarti menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak dengan orang lain, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, dan menghindari lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya banyak orang.

  • Work From Home (WFH)

    Istilah WFH (Work From Home) kini menjadi populer setelah muncul kebijakan Social Distancing secara resmi dari pemerintah. Work From Home atau bekerja dari rumah bertujuan agar masyarakat tidak perlu pergi bekerja, sehingga mengurangi risiko tertular virus Corona. Dengan ini diharapkan risiko persebaran virus Corona di masyarakat dapat berkurang. Sehingga, pandemi virus corona bisa segera berakhir.

Give a Comment